Taukah Kamu?
urutan pemberian nama2 untuk orang bali bersaudara, mulai dari yang tertua sampai termuda adalah: wayan/gede/putu -> made/kadek/nengah ->nyoman/komang -> ketut
Arsip 'Bali Sehari-hari'
by Asn - 13 Oct 2007 @ 17:03 · Kategori Bali Sehari-hari
Berlebaran di Bali dijamin akan memberikan suasana yg berbeda dengan daerah-daerah laen, terutama di Pulau Jawa. Kita mencoba merangkum fenomena-fenomena yang biasa terjadi pada setiap lebaran di Bali di bawah ini. Keep reading, guys..
Yang paling mencolok, jalanan menjadi sepi. Kemacetan yang biasanya bisa bikin elo maki2 dalam perjalanan ke kantor, mendadak hilang. Bahkan di jalanan Seminyak-Kuta sekalipun, naek kendaraan bisa jadi ajang berekpresi ala NASCAR ato MotoGP. Baca lanjutannya dong »
| Versi cetak | Email ke temen | 1,619 views

by ebo - 08 Aug 2007 @ 16:42 · Kategori Bali Sehari-hari, Kartun Bali
Tentunya tidak asing lagi di Indonesia. Jasa pembuatan papan nama, stempel, spanduk, stiker dan apapun produk media yang ada dalam kelompok disain grafis untuk outdoor. Mereka biasa disebut “Tukang Letter”. Beberapa dari mereka lebih menyebut diri mereka sebagai “Jasa Advertising”‘ terdengar lebih keren.
Di Bali, para tukang letter biasanya memasang plang iklan bertuliskan: “Di sini membuat DK”. Maksudnya adalah, mereka membuka usaha untuk pembuatan Plat nomor untuk kendaraan. Istilah DK (bacanya: deka) biasa digunakan orang Bali untuk menyebut plat nomor kendaraan, tidak peduli kendaraan tersebut berasal dari daerah manapun. Akan terdengar lucu bagi bukan orang Bali mendengar orang Bali berkata, “Deka mobil saya B, karena mobil yang saya pakai milik orang Jakarta, nok!”.
*Untuk diketahui (barangkali ada yang belum tahu), DK adalah kode untuk plat nomor kendaraan di Bali.
Kartun di bawah adalah sebuah ide lucu yang kami dapatkan dari sebuah jasa Tukang Letter…

| Versi cetak | Email ke temen | 523 views

by Asn - 06 Jun 2007 @ 23:59 · Kategori Bali Sehari-hari
1. Di tengah suasana pariwisata bali yg megap2 (jgn percaya berita tv kalo pariwisata bali is REALLY REALLY OK, we don’t need an ‘asal-bapak-dan-rakyat-senang’ type of good news) villa rental menjadi sebuah tren baru. Buat apa bayar US$ 300 semalam untuk sebuah kamar president suite hotel bintang 5 berukuran 20×20 meter, kalo dengan harga yg sama kamu bisa mendapatkan:
- private villa dgn luas 4-5 are dgn tropical garden
- swimming pool berukuran 10×15 meter
- 3 bed room
- open air bathroom seluas 5×5 meter
- 1 ato 2 orang dedicated butler yg selalu siap melayani
- 40″ LCD TV dgn 32 channel + home theatre
- broadband internet access
- privacy, silent environment, dedicated security
- etc etc etc
Ntah villa-nya punya license ato ga, who care? hotel besar pada bankrupt, sapa yg salah? it does’t need a brain to know why people choose villa instead of hotel.
Baca lanjutannya dong »
| Versi cetak | Email ke temen | 2,393 views

by Asn - 27 Dec 2001 @ 14:19 · Kategori Bali Sehari-hari
Acara taon baru, pilih mana? Berani taruhan, acara taon baruan di Bali mungkin bakal jadi yang oaling rame dibanding daerah laen. Sejak lebaran lalu, turis lokal berhamburan ke bali. Sebegitu bejubelnya sampe gue pulang kantor pun mesti slalom dulu biar bisa lolos dari macet. Kuta 2 minggu terakhir bener ancurrrrr mak, macet dimana-mana. Lebaran, natal and taon baru, kenapa seh mesti satu paket gini….?
Berbagai acara party and pentas super dashyat udah menanti kamu di bali. Mau tau? Simak neh. Pertama, tgl 29 des 2001, ada Iwan fals dengan “Mata Dewa” grand concertnya di Kompleks Garuda Wisnu Kencana. Start mulai jam 7 malem ampe finish. Yang ini kayanya murah meriah, karena tiketnya hanya 55.000 perak (katanya…). Sekalian menuhin hasrat kamu yang penasaran jjs ke kompleks patung heboh yang belon jadi itu. Baca lanjutannya dong »
| Versi cetak | Email ke temen | 4,061 views

by Asn - 03 Dec 2001 @ 14:20 · Kategori Bali Sehari-hari
Sejak bulan puasa ini, banyak mahasiswa di kampus Sudirman pada jualan makanan kecil (kolak and the geng…) untuk buka puasa. Kalo cuma jualan seh ngga masalah, tapi para mahasiswa itu jualannya di pinggir jalan and bikin heboh. Mereka tuh pada agresif, ngga sekedar duduk yang manis nungguin pembeli tapi ngacung-ngacungin ke mobil2 yang lewat.Akibatnya?
Jalan Sudirman yang udah lumayan krodit jadi tambah gila. Soalnya, yang pada mau beli biasanya ngga minggir dulu, tapi berhenti di tengah jalan. And.. tau sendiri.. klakson-klakson dimana-mana… Rektor tampaknya ngga bisa ngelarang karena aktivitas mereka tuh di luar kampus. So, terserah aparat deh katanya. Sedangkan sesama mahasiswa sendiri ngga terlalu nyalahin. Itu semua dianggep sebagai penyaluran kreativitas. Baca lanjutannya dong »
| Versi cetak | Email ke temen | 1,286 views

by Asn - 14 Nov 2001 @ 14:22 · Kategori Bali Sehari-hari
Sabtu kemaren, ada Wisuda UNUD angkatan gue. Acaranya meriah, termasuk karena gue ketemu hampir semua temen2 maen kelereng gue waktu SMU dulu. Cepet banget waktu jalan, gue kayanya udah ketua-an banget yah… Untuk lulusan taon ini, IPK tertinggi nyampe 3,94 and terendah 2,06. Yang terendah neh dari Fak, Kedokteran and sang pembantu rektor pake becanda dengan bilang, “biar IP kecil yang penting khan pasien laris…, emang ada pasien nanyain IPK?”
Beberapa hal hebat terjadi seperti lulusan tertua yang berumur 57 taon (konon mantan suhunya pak rektor sendiri), trus semester terlama tuh 24 semester (buset dah…), lulusan termuda 18 taon. Wisuda kali ini juga bertaburan “selebritis” diantaranya putra-putri 2 mantan rektor UNUD, trus anaknya pak Kapolda Irian, anaknya pak Kepala RSUP and gue sebagai fotografer amatir terpopuler 
| Versi cetak | Email ke temen | 1,019 views
Random Post from English Version
by Asn
The Balinese have been more exposed to international tourists and generally speak more english than people in other parts of the Indonesian archipelago. They have managed to preserve their culture despite overwhelming foreign influences brought to the region by an ever increasing number of tourists.
Bali is the Hawaii of the East. Of the four million tourists who came to Indonesia in 1994, more than 750,000 flew straight to Bali. The number of foreign and domestic tourists arriving in Bali is now approaching 1.5 million a year. The growth in visitors, which stands at about 10% per year, is expected to continue through the late 1990s. Bali already has a full half of all the hotels in Indonesia.
Bali makes a valuable study in the effects of mass tourism on the social and cultural patterns of an indigenous population. Every generation of visitors arrives to “discover” Bali, pronounce it a paradise, and then once home mourns that it’s lost forever. Visitors are so enthralled with the legend surrounding Bali; many arrive thinking that Indonesia is a part of Bali rather than the other way round.
read more...
