Taukah Kamu?
cara paling mudah & murah untuk jalan2 keliling bali adalah dengan menggunakan sepeda motor. kalo ga dapat minjem, ya harus sewa. jgn lupa pake sedikit rayuan karena harga di bali sangat nego gitu loh.
Arsip 'Keliling Bali'
by Asn - 26 Apr 2006 @ 17:50 · Kategori Keliling Bali
Kira-kira 4 km barat daya dari Kediri terletak sebuah desa tradisional penghasil kerajinan dari tanah liat dan keramik. Desa ini diapit dua sungai dengan luar kira-kira 1,5 km persegi. Kesan desa ini adalah jauh dari peradaban dan teknologi modern. Namun, masyarakat disini telah menambang tanah liat merah (bahan dasar keramik) sejak awal berdirinya desa dan mereka bereksperimen sendiri dalam membuat keramik, sampai akhirnya persediaan tanah merah tersebut menipis pada tahun 80-an.
Pada tahun 1985 masyarakat desa mulai menguasai teknik pembuatan keramik dengan temperatur tinggi. Walaupun masih menggunakan tanur-tanur tradisional dengan bahan bakar batok kelapa, namun keramik yang dihasilkan berkualitas tinggi dan artistik. Baca lanjutannya dong »
| Versi cetak | Email ke temen | 3,448 views

by angel - 25 Apr 2006 @ 14:58 · Kategori Keliling Bali
Kalo kamu asalnya demen ngedengerin dongeng dari nenek ato tetangga kamu barangkali, kamu pastinya demen ngedengerin sejarah, donk. Nah, kalo demen ama sejarah, kamu kudu tahu kota ini, pasalnya di jaman doeloe banget, singaraja ini adalah ibukota propinsi bali, sbelum akhirnya dipindahin ke denpasar.
Pindahnya itupun udah lama banget, kalo ndak salah itu sekitar taon 1958 (kalo mo pastinya, kamu kudu kesini dulu trus nanya ama orang yang kira-kira ngerti sejarah singaraja, he…he…he…..)
Di kota ini juga ada patung khasnya singaraja, patung ini dikasih nama Tugu Singa Ambara Raja, yang konon konsepnya itu adalah lambang dari semangat orang-orang singaraja yang dulu itu gencar-gencarnya ngelawan belanda. Kota yang dulu sempet jadi kota yang teramai di bali, sekarang jadi kota yang ternyata jauh lebih rapi, lebih tenang daripada denpasar. (Iya lah …)
| Versi cetak | Email ke temen | 3,197 views

by angel - 08 Apr 2006 @ 14:57 · Kategori Keliling Bali
Kayaknya emang pantes bali disebut pulau pantai, bejibun bener jumlahnya pantai disini. Kamu mo tahu pantai yang lumayan terpencil? Disini tempatnya!
Pantainya itu asyik, dengan pasir hitamnya tapi kamu kudu awas sedikit, pasalnya pantai ini sedikit berbatu. Berenang disini itu, sensasinya itu luar biasa banget. Ato kamu mo berenang di kolam renang alami, yang pastinya airnya itu adalah air yang bersih seger dan dingin yang munculnya dari mata air. Ato kamu doyan snorkeling? Disini juga tempatnya!!!
Tempat ini ndak ninggalin ciri khas Bali, yaitu puranya. Ada dua pura disini yaitu pura Taman Manik Mas dan Pura Pondok Batu. Alkisah, di Pura Pondok Batu ini, Mpu Niratha, pendeta beken dari Jawa, pernah duduk di salah satu batu ini ambil nulis puisi. Seru
ya?
| Versi cetak | Email ke temen | 1,708 views

by angel - 20 Mar 2006 @ 15:00 · Kategori Keliling Bali
Kamu tahu gamelan bali yang beken and terkenal itu? Jangan kaget, kalo kamu untuk pertama kali ngedengerin musik bali, dapetnya musik yang keras, pasalnya sebagian besar, musik atawa gamelan bali itu memang gitu. Nah, salah satu instrumen di musik bali itu
namanya ‘gong’. Kebayang bentuknya ‘kan?
Ada satu desa di singaraja yang khusus ngebikin instrumen ini. Namanya desa sembiran. Kamu bisa ngeliat langsung gimana para pengrajin itu bikinnya dari logam. Tapi biasanya, orang-orang yang berkunjung ngeliat ‘pabrik’ gong ini, memberikan sumbangan
sukarelanya, kalo dia ndak beli…….
| Versi cetak | Email ke temen | 1,483 views

by angel - 17 Mar 2006 @ 14:56 · Kategori Keliling Bali
Kamu jenuh dong ngirup udara kota yang demikian pengapnya. Keluar rumah, kadang bukannya nambah seger, tapi justru nambah BeTe, tambah suntuk. Nah, buat kamu yang bener-bener pengen ngilangin itu suntuk, maen-maen ke bali emang pilihan yang paling tepat.
Â
Kamu mo nemuin tempat yang gimana aja, ada di bali. Salah satunya, tempat buat kamu nemuin udara yang one hundred percent bersih and suueeggeer!!!!, yaitu danau Tamblingan. Danau ini, sudah lumayan pengunjungnya, dan ini indikasi kalo orang-orang sekarang ini haus ama yang namanya udara bersih.
Danau ini ada di ketinggian 500-1500 meter di atas permukaan laut. Kamu bisa ngeliat gunung-gunung di bali. Wuuiiihhh!! pokoknya asik banget, nikmatin udaranya, pemandangannya, sejuknya and jangan lupa nyicipin makanan-makanan kecil khas bali, ya?
| Versi cetak | Email ke temen | 3,396 views

by angel - 24 Feb 2006 @ 14:53 · Kategori Keliling Bali
Pernah nggak kamu ngeliat di satu tempat itu ada tiga air terjun? Disini, memang nggak langsung tiga ada bersebelahan gitu, tempatnya memang rada terpisah dikit, tapi tetep unik, kan?
Disini ini, kamu bisa ngenikmatin sejuknya mata air itu. Kamu bebas berenang di bawah air terjun yang tingginya itu 12 meter itu. Wuiih dingin !!!!! trus ada lagi saudaranya yang ternyata lebih tersembunyi, lebih besar dan lebih indah, dia ini dikasi nama Singsing Dua.
Kamupun bisa renang sepuas-puasnya disini. Kebayang nggak air-air murni itu ngebasahin badan kamu? Trus yang ketiga, rada jauh dikit, jadi kamu kudu balik ke jalan utama dulu.
Pokoke, selamat berenang, deh!
| Versi cetak | Email ke temen | 3,059 views
Random Post from English Version
by Asn
A village surrounded by lovely rice terraces rising to Gunung Agung. During festivals, Selat builds a huge ‘barong’, requiring up to 20 men to lift it, made entirely of fruits, vegetables, and rice. From Selat, take the country road southwest via Sideman, which comes out just east of Klungkung. Just beyond Selat is the village of Padangaji, known for its ‘gambuh’ troupe; this classical dance-drama is now rarely performed on Bali.
Four km west of Selat, in the peaceful village of Muncan, a special ceremony called Makanplengan is held the day after Nyepi-large costumed figures simulate copulation. Feast on Balinese specialties or European and Chinese cuisine, meanwhile enjoying the scenery from Bukit Jambul Garden Restaurant in Pesaban, south of Rendang to the west.
The 900-meter-high village of Sebudi, five km north of Selat, is the favored starting point for the five-km southern assault on Gunung Agung. Sebudi is also the location of the very imposing Pura Pasar Agung (”Temple of the Agung Market”). The road to the pura climbs precipitously up through stands of bamboo and ’salak’ plantations to the parking lot where you take the 500 steps up to the 1,200-meter-high terraced temple with Gunung Agung towering above. An ethereal and dramatic spot.
read more...

Page 2 of 13«12345»...Last »