<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pariwisata Archives - Tour de Bali</title>
	<atom:link href="http://tourdebali.com/tag/pariwisata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tourdebali.com/tag/pariwisata/</link>
	<description>Info tempat wisata dan foto galeri Bali</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Nov 2025 02:48:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>http://tourdebali.com/wp-content/uploads/2021/01/favicon.png</url>
	<title>pariwisata Archives - Tour de Bali</title>
	<link>https://tourdebali.com/tag/pariwisata/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Proyek Lift Kaca di Bali Dihentikan: Kok Bisa Disetujui Awalnya?</title>
		<link>http://tourdebali.com/8196/proyek-lift-kaca-di-bali-dihentikan-kok-bisa-disetujui-awalnya/</link>
					<comments>http://tourdebali.com/8196/proyek-lift-kaca-di-bali-dihentikan-kok-bisa-disetujui-awalnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Asn]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 02:48:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Bali]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[china]]></category>
		<category><![CDATA[kelingking beach]]></category>
		<category><![CDATA[lift kaca]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[nusa penida]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[perizinan]]></category>
		<category><![CDATA[proyek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tourdebali.com/?p=8196</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gubernur Bali akhirnya menghentikan proyek lift kaca kontroversial yang didukung China di Nusa Penida. Bagaimana proyek ini bisa lolos perizinan dan apa dampaknya bagi pariwisata Bali?</p>
<p>The post <a href="http://tourdebali.com/8196/proyek-lift-kaca-di-bali-dihentikan-kok-bisa-disetujui-awalnya/">Proyek Lift Kaca di Bali Dihentikan: Kok Bisa Disetujui Awalnya?</a> appeared first on <a href="http://tourdebali.com">Tour de Bali</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h3 class="wp-block-heading">Proyek Lift Kaca Kelingking Beach Dibatalkan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Kabar gembira buat Sobat Bali! Gubernur Bali, I Wayan Koster, resmi menghentikan pembangunan lift kaca di kawasan Kelingking Beach, Nusa Penida. Keputusan ini diambil setelah munculnya banyak protes dari masyarakat yang khawatir akan dampak negatif proyek ini terhadap lingkungan dan budaya Bali.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kenapa Proyek Ini Kontroversial?</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Proyek lift kaca ini sebenarnya bertujuan untuk mempermudah akses wisatawan ke Kelingking Beach yang terkenal dengan tebingnya yang ikonik. Selama ini, wisatawan harus menuruni tebing curam dengan jalur yang cukup berbahaya. Namun, banyak pihak menilai proyek ini kurang memperhatikan aspek lingkungan dan berpotensi merusak keindahan alam Kelingking Beach.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Masalah Perizinan yang Rumit</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut para ahli, kasus lift kaca ini mencerminkan masalah perizinan di Indonesia yang seringkali tumpang tindih. Pemerintah pusat terkadang memberikan izin untuk proyek-proyek besar yang bertentangan dengan visi pembangunan daerah. Proyek lift kaca ini adalah salah satu contohnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Penjelasan Gubernur Bali</h3>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya memutuskan untuk mengambil tindakan tegas, dengan memerintahkan PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment Development Group untuk menghentikan semua kegiatan pembangunan lift kaca,” ujar Gubernur Koster pada hari Minggu lalu. Proyek senilai 200 miliar rupiah (sekitar 12 juta dolar AS) ini rencananya akan membangun lift kaca sepanjang 182 meter dan jembatan sepanjang 64 meter.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Dampak Bagi Pariwisata Bali</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Proyek ini dikembangkan oleh PT Indonesia Kaishi yang didanai oleh China, bekerja sama dengan PT Bina Nusa Properti. Meskipun bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas Kelingking Beach, banyak pihak khawatir proyek ini akan mengganggu keseimbangan alam dan budaya Bali. Pembatalan proyek ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah mendengarkan aspirasi masyarakat dan lebih mengutamakan keberlanjutan pariwisata Bali.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Apa Selanjutnya?</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan dibatalkannya proyek lift kaca, diharapkan pemerintah daerah dapat lebih berhati-hati dalam memberikan izin untuk proyek-proyek pariwisata di masa depan. Penting untuk melibatkan masyarakat lokal dalam proses pengambilan keputusan dan memastikan bahwa setiap proyek pembangunan memperhatikan aspek lingkungan dan budaya.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Prioritaskan keberlanjutan lingkungan.</li>



<li>Libatkan masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan.</li>



<li>Perhatikan dampak sosial dan budaya dari setiap proyek.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua!</p>
<p>The post <a href="http://tourdebali.com/8196/proyek-lift-kaca-di-bali-dihentikan-kok-bisa-disetujui-awalnya/">Proyek Lift Kaca di Bali Dihentikan: Kok Bisa Disetujui Awalnya?</a> appeared first on <a href="http://tourdebali.com">Tour de Bali</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://tourdebali.com/8196/proyek-lift-kaca-di-bali-dihentikan-kok-bisa-disetujui-awalnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Geger Lift Kaca 182 Meter di Pantai Kelingking Bali Dihentikan!</title>
		<link>http://tourdebali.com/8095/geger-lift-kaca-182-meter-di-pantai-kelingking-bali-dihentikan/</link>
					<comments>http://tourdebali.com/8095/geger-lift-kaca-182-meter-di-pantai-kelingking-bali-dihentikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Asn]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 13:21:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Bali]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kelingking]]></category>
		<category><![CDATA[lift kaca]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[nusa penida]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[protes]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tourdebali.com/?p=8095</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pembangunan lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali dihentikan setelah menuai protes dari masyarakat dan aktivis lingkungan. Apa yang terjadi? </p>
<p>The post <a href="http://tourdebali.com/8095/geger-lift-kaca-182-meter-di-pantai-kelingking-bali-dihentikan/">Geger Lift Kaca 182 Meter di Pantai Kelingking Bali Dihentikan!</a> appeared first on <a href="http://tourdebali.com">Tour de Bali</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h3 class="wp-block-heading">Pembangunan Lift Kaca di Kelingking Dihentikan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Proyek pembangunan lift kaca setinggi 182 meter di tebing Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali, resmi dihentikan sementara. Keputusan ini diambil setelah gelombang protes dari masyarakat lokal dan para aktivis lingkungan yang khawatir akan dampak negatif terhadap keindahan alam dan ekosistem di sekitar pantai ikonik tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lift kaca ini digagas oleh China Kaishi Group dengan tujuan mempermudah akses ke pantai, yang selama ini hanya bisa dicapai melalui tangga curam dan sempit. Selain itu, lift ini diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata baru dan meningkatkan pengalaman pengunjung. Proyek dengan perkiraan biaya sekitar £5.8 juta ini sayangnya menuai kecaman karena dianggap merusak pemandangan tebing Kelingking yang dramatis dan berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Protes dan Kekhawatiran Masyarakat</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pantai Kelingking, yang terletak di pesisir barat daya Nusa Penida, adalah salah satu landmark alam paling terkenal di Indonesia. Tebing kapur yang melengkung menyerupai kepala T-rex ini menjadi magnet bagi para <i>influencer</i> dan wisatawan yang ingin mendapatkan foto yang sempurna. Kehadiran lift kaca dinilai akan merusak keaslian dan keindahan alami Kelingking.</p>



<p class="wp-block-paragraph">I Made Supartha, ketua komite khusus tata ruang, aset, dan perizinan di DPRD Bali, menegaskan bahwa Satpol PP akan memastikan tidak ada lagi aktivitas konstruksi di pantai tersebut. Pihaknya menemukan bahwa proyek ini belum memiliki izin yang lengkap, termasuk izin mitigasi bencana dan keselamatan kerja, serta tidak mengindahkan desain arsitektur khas Bali yang diwajibkan oleh peraturan daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Polisi Pamong Praja Bali juga mengonfirmasi penutupan lokasi pembangunan atas arahan dari instansi provinsi, seperti yang dilaporkan oleh kantor berita Antara. “Garis polisi harus tetap terpasang. Melepasnya tanpa izin adalah tindak pidana,” tegas I Dewa Nyoman Rai Dharmadi dari Satpol PP Bali. “Kami akan melaporkan setiap kegiatan konstruksi lanjutan atau perusakan.”</p>



<h3 class="wp-block-heading">Suara Penolakan Senator Bali</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Senator Bali, Niluh Djelantik, yang turut menyuarakan penolakan bersama masyarakat, mengatakan: &#8220;Jauh sebelum lift ini dibangun, kami sudah menyuarakan penolakan. Risikonya terlalu besar. Nikmati keindahan Bali dengan bijak; jangan menciptakan akses yang seolah-olah mengarahkan wisatawan ke gerbang bencana.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemarahan publik semakin memuncak setelah foto-foto pengerjaan lift yang membelah tebing indah itu beredar luas di media sosial. Salah satu foto menunjukkan struktur logam raksasa yang berdiri di dekat tebing &#8220;T-rex&#8221;. Hal ini memicu perdebatan dan kekhawatiran tentang masa depan Pantai Kelingking.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Apa Selanjutnya?</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan dihentikannya proyek ini, masa depan akses ke Pantai Kelingking masih belum jelas. Pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan diharapkan dapat mencari solusi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, tanpa mengorbankan keindahan alam yang menjadi daya tarik utama Kelingking.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="http://tourdebali.com/8095/geger-lift-kaca-182-meter-di-pantai-kelingking-bali-dihentikan/">Geger Lift Kaca 182 Meter di Pantai Kelingking Bali Dihentikan!</a> appeared first on <a href="http://tourdebali.com">Tour de Bali</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://tourdebali.com/8095/geger-lift-kaca-182-meter-di-pantai-kelingking-bali-dihentikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bali Fokus Pariwisata? Proyek Infrastruktur Tuai Kritik!</title>
		<link>http://tourdebali.com/7891/bali-fokus-pariwisata-proyek-infrastruktur-tuai-kritik/</link>
					<comments>http://tourdebali.com/7891/bali-fokus-pariwisata-proyek-infrastruktur-tuai-kritik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Asn]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2025 04:56:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Bali]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[proyek]]></category>
		<category><![CDATA[tata ruang]]></category>
		<category><![CDATA[walhi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tourdebali.com/?p=7891</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pembangunan infrastruktur di Bali masih didominasi proyek pariwisata. Masyarakat khawatir dampak lingkungan dan kebutuhan mendesak terabaikan. Simak selengkapnya!</p>
<p>The post <a href="http://tourdebali.com/7891/bali-fokus-pariwisata-proyek-infrastruktur-tuai-kritik/">Bali Fokus Pariwisata? Proyek Infrastruktur Tuai Kritik!</a> appeared first on <a href="http://tourdebali.com">Tour de Bali</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Bali lagi gencar banget bangun infrastruktur, tapi sayangnya banyak yang bilang fokusnya masih buat pariwisata dan investasi aja nih. Padahal, kebutuhan masyarakat kayak masalah sampah, macet, dan pemerataan pembangunan masih banyak yang belum kesentuh. Bahkan, beberapa proyek infrastruktur yang tujuannya buat pariwisata malah berpotensi ngerusak alam Bali yang indah ini.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kritik dari Pengamat Ekonomi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Prof. IB Raka Suardana, seorang pengamat ekonomi, bilang kalau perencanaan pembangunan infrastruktur di Bali belum sepenuhnya sesuai sama kebutuhan masyarakat. Soalnya, masih terlalu fokus ke pariwisata dan investasi. &#8220;Infrastruktur yang dibangun belum mengatasi masalah utama, seperti kemacetan, krisis sampah, dan kesenjangan wilayah secara menyeluruh,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, yang paling penting buat Bali sekarang itu sistem pengelolaan sampah yang terpadu, transportasi publik yang efisien, jaringan air bersih dan sanitasi yang merata, sama infrastruktur digital buat dukung layanan dan ekonomi masyarakat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3 Mega Proyek Jadi Sorotan WALHI Bali</h3>



<p class="wp-block-paragraph">WALHI Bali juga ikutan nyorot nih. Mereka khawatir beberapa mega proyek yang diklaim buat ningkatin pariwisata Bali malah bakal punya dampak buruk buat lingkungan.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><b>Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi:</b> Proyek ini ditolak karena bakal ngelewatin lahan subak seluas 480,54 Ha. Padahal, lahan ini penting banget buat produksi beras di Bali. Kalau jalan tol ini jadi dibangun, bisa-bisa produksi beras di Bali berkurang drastis!</li>



<li><b>Pusat Kebudayaan Bali Terpadu di Klungkung:</b> Lokasinya rawan bencana gempa bumi, tsunami, dan gunung api. Selain itu, lahan pertanian dan subak di sekitar lokasi proyek juga terancam.</li>



<li><b>Pelabuhan Sangsit di Buleleng:</b> Proyek ini berpotensi memperparah abrasi di kawasan pesisir. Pengerukan yang dilakukan juga bisa mengubah arus dan gelombang laut, yang bakal berdampak ke kehidupan nelayan setempat. Belum lagi, ada lahan persawahan produktif yang bakal hilang demi akses jalan dan bangunan pelabuhan.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">WALHI juga mempertanyakan soal penggusuran yang mungkin terjadi kalau pelabuhan ini dibangun. Katanya, ada sekitar 63 rumah warga yang berpotensi kena gusur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut WALHI, proyek-proyek ini diduga nggak sesuai sama tata ruang. Bahkan, ada yang ngelewatin hutan yang seharusnya dilindungi. Wah, bahaya nih!</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tanggapan Pemerintah Provinsi Bali</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas PUPRKIM Provinsi Bali, Nusakti Yasa Wedha, ngeklaim kalau perencanaan pembangunan infrastruktur di Bali udah dilakuin secara terarah dan sistematis. Katanya, pemerintah selalu ngedepanin prinsip kehati-hatian, keberlanjutan, dan inklusivitas, biar pembangunan nggak cuma fokus ke pertumbuhan ekonomi, tapi juga selaras sama budaya dan lingkungan Bali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia juga bilang kalau studi kelayakan udah disusun secara menyeluruh buat ngaji berbagai aspek penting. Jadi, menurutnya, perencanaan pembangunan infrastruktur di Bali udah sesuai sama kebutuhan masyarakat dan mendukung sektor-sektor strategis kayak pariwisata, pertanian, dan industri kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="http://tourdebali.com/7891/bali-fokus-pariwisata-proyek-infrastruktur-tuai-kritik/">Bali Fokus Pariwisata? Proyek Infrastruktur Tuai Kritik!</a> appeared first on <a href="http://tourdebali.com">Tour de Bali</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://tourdebali.com/7891/bali-fokus-pariwisata-proyek-infrastruktur-tuai-kritik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bisnis Curang Turis Asing &#8220;Menjajah&#8221; Bali</title>
		<link>http://tourdebali.com/7694/bisnis-curang-turis-asing-menjajah-bali/</link>
					<comments>http://tourdebali.com/7694/bisnis-curang-turis-asing-menjajah-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Asn]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2025 03:59:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Bali]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[budaya lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Canggu]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Overtourism]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja asing]]></category>
		<category><![CDATA[Turis Asing]]></category>
		<category><![CDATA[visa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tourdebali.com/?p=7694</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bali kini berubah pesat akibat pariwisata dan investasi asing. Vila dan beach club menggantikan sawah dan warung lokal. Muncul "kampung turis" dan bisnis asing dengan praktik meragukan. Pekerja asing membanjiri, membentuk komunitas eksklusif. Pemerintah mulai bertindak, namun dilema investasi tetap ada. Bali menuju surga eksklusif, "Moskow Baru", atau mempertahankan jiwanya? Nasib Pulau Dewata dipertaruhkan jika kita abai.</p>
<p>The post <a href="http://tourdebali.com/7694/bisnis-curang-turis-asing-menjajah-bali/">Bisnis Curang Turis Asing &#8220;Menjajah&#8221; Bali</a> appeared first on <a href="http://tourdebali.com">Tour de Bali</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Rangkuman video keren dari <strong>Moco</strong> tentang Bali yang semakin mengkhawatirkan</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Taktik licik orang-orang WNA ‘menjajah’ Bali" width="1290" height="726" src="https://www.youtube.com/embed/QeY2l-rRD70?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Dulu nih ya, kalo denger kata &#8220;Bali&#8221;, auto mikir liburan kan? Mantai, chill, healing. Tapi sekarang? Waduh, bisa jadi orang malah bilang &#8220;mau pulang&#8221; ke Bali. Lah, kok bisa? Soalnya, Bali tuh udah kayak jadi rumah kedua buat banyak banget turis asing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Coba deh lo keliling Bali, apalagi di area-area yang dulunya terkenal ijo royo-royo sama sawahnya. Sekarang? Beton di mana-mana, guys! Warung nasi campur legend udah banyak yang kegeser sama kafe-kafe estetik. Sawah? Udah jadi vila megah. Mau ke pantai aja kadang aksesnya ketutupan <em>beach club</em>. Nasi jinggo yang harganya merakyat? Masih ada sih, Bang, tapi kalo yang beli beda bahasa, harganya juga bisa beda server, apalagi kalo ditambah embel-embel &#8220;go green&#8221; padahal ya dari dulu juga dibungkusnya daun pisang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang bikin makin geleng-geleng kepala, ada fenomena &#8220;kampung turis&#8221; di beberapa daerah. Dulu isinya rumah warga lokal, sekarang penuh sama vila, apartemen, spa, gym, bahkan tempat dugem, semuanya dalam satu komplek buat mereka. Paling viral nih, di Google Maps sempet ada area namanya &#8220;New Mokba&#8221; atau Moskow Baru di daerah Canggu. Jelas aja netizen +62 auto rame dan marah, soalnya ini kayak nunjukin WNA Rusia udah seenaknya banget.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terus, ngapain aja sih bule-bule ini di Bali? Ternyata, gak cuma buat liburan doang. Data Imigrasi Ngurah Rai nunjukin, dalam 10 bulan di 2024 aja, ada 5,36 juta WNA masuk Bali, dan banyak dari mereka yang dateng buat kerja. Bisnisnya juga macem-macem, dari salon, spa, barbershop, studio kebugaran, tempat pijet, sampe hiburan malam. Modalnya juga gak main-main, gede banget!</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cara mereka dapet pelanggan juga &#8220;pintar&#8221;. Mereka bikin komunitas tertutup di medsos, dari Facebook sampe Telegram. Uniknya, grupnya khusus pake bahasa asing. Lo chat pake Bahasa Inggris atau Indonesia? Sorry, gak bakal dibales. Gak cuma itu, ada juga yang buka rental motor mewah (Ducati, Harley Davidson, coy!) modalnya miliaran. Perusahaannya ada PT-nya, tapi pas dicek, kantornya cuma <em>virtual office</em>. Owner sama pegawainya yang nganterin motor? Sama-sama WNA pake visa turis. Belum lagi fotografer atau model WNA yang pasang tarif jutaan per jam, modalnya? Visa kunjungan yang cuma 60 hari, alasannya &#8220;buat nambah uang saku liburan&#8221;. Ya kali uang saku, itu mah udah jadi bisnis!</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah sih udah mulai gerak. Oktober 2024 kemarin, ada kebijakan moratorium, jadi pembangunan hotel baru, vila, diskotek, sama kelab pantai di empat daerah (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan) di-stop sementara 1-2 tahun. Imigrasi juga bikin unit <em>cyber</em> buat mantau aktivitas WNA di medsos. Hasilnya, dalam 10 bulan udah ada 368 WNA yang ditindak, ada yang dideportasi, ada yang ditahan. Tapi, di sisi lain, ada juga pejabat daerah yang nolak moratorium ini, katanya sih ngejar target investasi. Jadi bingung kan?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masalahnya, kejadian kayak gini tuh bukan cuma di Bali. Di Barcelona, Spanyol, ribuan orang demo karena <em>overtourism</em>, warga lokalnya jadi susah bayar sewa apartemen di kota sendiri. Nah, Bali mau dibawa ke mana nih? Lucu ya, katanya surga wisata dunia, tambang emas investor, tapi kok warga lokalnya malah makin susah hidup di tanah sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jadi, ini Bali mau jadi apa? Surga yang cuma bisa dinikmatin orang berduit, jadi &#8220;New Mokba&#8221; beneran, atau masih ada harapan buat Bali yang kita kenal dulu? Yang pasti, kalo kita semua diem aja pura-pura gak liat masalah ini, yang bakal ilang bukan cuma sawah sama pantainya, tapi juga jiwanya Pulau Dewata itu sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="http://tourdebali.com/7694/bisnis-curang-turis-asing-menjajah-bali/">Bisnis Curang Turis Asing &#8220;Menjajah&#8221; Bali</a> appeared first on <a href="http://tourdebali.com">Tour de Bali</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://tourdebali.com/7694/bisnis-curang-turis-asing-menjajah-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
