<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>proyek Archives - Tour de Bali</title>
	<atom:link href="http://tourdebali.com/tag/proyek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tourdebali.com/tag/proyek/</link>
	<description>Info tempat wisata dan foto galeri Bali</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Nov 2025 02:48:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>http://tourdebali.com/wp-content/uploads/2021/01/favicon.png</url>
	<title>proyek Archives - Tour de Bali</title>
	<link>https://tourdebali.com/tag/proyek/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Proyek Lift Kaca di Bali Dihentikan: Kok Bisa Disetujui Awalnya?</title>
		<link>http://tourdebali.com/8196/proyek-lift-kaca-di-bali-dihentikan-kok-bisa-disetujui-awalnya/</link>
					<comments>http://tourdebali.com/8196/proyek-lift-kaca-di-bali-dihentikan-kok-bisa-disetujui-awalnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Asn]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 02:48:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Bali]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[china]]></category>
		<category><![CDATA[kelingking beach]]></category>
		<category><![CDATA[lift kaca]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[nusa penida]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[perizinan]]></category>
		<category><![CDATA[proyek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tourdebali.com/?p=8196</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gubernur Bali akhirnya menghentikan proyek lift kaca kontroversial yang didukung China di Nusa Penida. Bagaimana proyek ini bisa lolos perizinan dan apa dampaknya bagi pariwisata Bali?</p>
<p>The post <a href="http://tourdebali.com/8196/proyek-lift-kaca-di-bali-dihentikan-kok-bisa-disetujui-awalnya/">Proyek Lift Kaca di Bali Dihentikan: Kok Bisa Disetujui Awalnya?</a> appeared first on <a href="http://tourdebali.com">Tour de Bali</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h3 class="wp-block-heading">Proyek Lift Kaca Kelingking Beach Dibatalkan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Kabar gembira buat Sobat Bali! Gubernur Bali, I Wayan Koster, resmi menghentikan pembangunan lift kaca di kawasan Kelingking Beach, Nusa Penida. Keputusan ini diambil setelah munculnya banyak protes dari masyarakat yang khawatir akan dampak negatif proyek ini terhadap lingkungan dan budaya Bali.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kenapa Proyek Ini Kontroversial?</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Proyek lift kaca ini sebenarnya bertujuan untuk mempermudah akses wisatawan ke Kelingking Beach yang terkenal dengan tebingnya yang ikonik. Selama ini, wisatawan harus menuruni tebing curam dengan jalur yang cukup berbahaya. Namun, banyak pihak menilai proyek ini kurang memperhatikan aspek lingkungan dan berpotensi merusak keindahan alam Kelingking Beach.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Masalah Perizinan yang Rumit</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut para ahli, kasus lift kaca ini mencerminkan masalah perizinan di Indonesia yang seringkali tumpang tindih. Pemerintah pusat terkadang memberikan izin untuk proyek-proyek besar yang bertentangan dengan visi pembangunan daerah. Proyek lift kaca ini adalah salah satu contohnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Penjelasan Gubernur Bali</h3>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya memutuskan untuk mengambil tindakan tegas, dengan memerintahkan PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment Development Group untuk menghentikan semua kegiatan pembangunan lift kaca,” ujar Gubernur Koster pada hari Minggu lalu. Proyek senilai 200 miliar rupiah (sekitar 12 juta dolar AS) ini rencananya akan membangun lift kaca sepanjang 182 meter dan jembatan sepanjang 64 meter.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Dampak Bagi Pariwisata Bali</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Proyek ini dikembangkan oleh PT Indonesia Kaishi yang didanai oleh China, bekerja sama dengan PT Bina Nusa Properti. Meskipun bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas Kelingking Beach, banyak pihak khawatir proyek ini akan mengganggu keseimbangan alam dan budaya Bali. Pembatalan proyek ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah mendengarkan aspirasi masyarakat dan lebih mengutamakan keberlanjutan pariwisata Bali.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Apa Selanjutnya?</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan dibatalkannya proyek lift kaca, diharapkan pemerintah daerah dapat lebih berhati-hati dalam memberikan izin untuk proyek-proyek pariwisata di masa depan. Penting untuk melibatkan masyarakat lokal dalam proses pengambilan keputusan dan memastikan bahwa setiap proyek pembangunan memperhatikan aspek lingkungan dan budaya.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Prioritaskan keberlanjutan lingkungan.</li>



<li>Libatkan masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan.</li>



<li>Perhatikan dampak sosial dan budaya dari setiap proyek.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua!</p>
<p>The post <a href="http://tourdebali.com/8196/proyek-lift-kaca-di-bali-dihentikan-kok-bisa-disetujui-awalnya/">Proyek Lift Kaca di Bali Dihentikan: Kok Bisa Disetujui Awalnya?</a> appeared first on <a href="http://tourdebali.com">Tour de Bali</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://tourdebali.com/8196/proyek-lift-kaca-di-bali-dihentikan-kok-bisa-disetujui-awalnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bali Fokus Pariwisata? Proyek Infrastruktur Tuai Kritik!</title>
		<link>http://tourdebali.com/7891/bali-fokus-pariwisata-proyek-infrastruktur-tuai-kritik/</link>
					<comments>http://tourdebali.com/7891/bali-fokus-pariwisata-proyek-infrastruktur-tuai-kritik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Asn]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2025 04:56:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Bali]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[proyek]]></category>
		<category><![CDATA[tata ruang]]></category>
		<category><![CDATA[walhi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tourdebali.com/?p=7891</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pembangunan infrastruktur di Bali masih didominasi proyek pariwisata. Masyarakat khawatir dampak lingkungan dan kebutuhan mendesak terabaikan. Simak selengkapnya!</p>
<p>The post <a href="http://tourdebali.com/7891/bali-fokus-pariwisata-proyek-infrastruktur-tuai-kritik/">Bali Fokus Pariwisata? Proyek Infrastruktur Tuai Kritik!</a> appeared first on <a href="http://tourdebali.com">Tour de Bali</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Bali lagi gencar banget bangun infrastruktur, tapi sayangnya banyak yang bilang fokusnya masih buat pariwisata dan investasi aja nih. Padahal, kebutuhan masyarakat kayak masalah sampah, macet, dan pemerataan pembangunan masih banyak yang belum kesentuh. Bahkan, beberapa proyek infrastruktur yang tujuannya buat pariwisata malah berpotensi ngerusak alam Bali yang indah ini.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kritik dari Pengamat Ekonomi</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Prof. IB Raka Suardana, seorang pengamat ekonomi, bilang kalau perencanaan pembangunan infrastruktur di Bali belum sepenuhnya sesuai sama kebutuhan masyarakat. Soalnya, masih terlalu fokus ke pariwisata dan investasi. &#8220;Infrastruktur yang dibangun belum mengatasi masalah utama, seperti kemacetan, krisis sampah, dan kesenjangan wilayah secara menyeluruh,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, yang paling penting buat Bali sekarang itu sistem pengelolaan sampah yang terpadu, transportasi publik yang efisien, jaringan air bersih dan sanitasi yang merata, sama infrastruktur digital buat dukung layanan dan ekonomi masyarakat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3 Mega Proyek Jadi Sorotan WALHI Bali</h3>



<p class="wp-block-paragraph">WALHI Bali juga ikutan nyorot nih. Mereka khawatir beberapa mega proyek yang diklaim buat ningkatin pariwisata Bali malah bakal punya dampak buruk buat lingkungan.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><b>Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi:</b> Proyek ini ditolak karena bakal ngelewatin lahan subak seluas 480,54 Ha. Padahal, lahan ini penting banget buat produksi beras di Bali. Kalau jalan tol ini jadi dibangun, bisa-bisa produksi beras di Bali berkurang drastis!</li>



<li><b>Pusat Kebudayaan Bali Terpadu di Klungkung:</b> Lokasinya rawan bencana gempa bumi, tsunami, dan gunung api. Selain itu, lahan pertanian dan subak di sekitar lokasi proyek juga terancam.</li>



<li><b>Pelabuhan Sangsit di Buleleng:</b> Proyek ini berpotensi memperparah abrasi di kawasan pesisir. Pengerukan yang dilakukan juga bisa mengubah arus dan gelombang laut, yang bakal berdampak ke kehidupan nelayan setempat. Belum lagi, ada lahan persawahan produktif yang bakal hilang demi akses jalan dan bangunan pelabuhan.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">WALHI juga mempertanyakan soal penggusuran yang mungkin terjadi kalau pelabuhan ini dibangun. Katanya, ada sekitar 63 rumah warga yang berpotensi kena gusur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut WALHI, proyek-proyek ini diduga nggak sesuai sama tata ruang. Bahkan, ada yang ngelewatin hutan yang seharusnya dilindungi. Wah, bahaya nih!</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tanggapan Pemerintah Provinsi Bali</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas PUPRKIM Provinsi Bali, Nusakti Yasa Wedha, ngeklaim kalau perencanaan pembangunan infrastruktur di Bali udah dilakuin secara terarah dan sistematis. Katanya, pemerintah selalu ngedepanin prinsip kehati-hatian, keberlanjutan, dan inklusivitas, biar pembangunan nggak cuma fokus ke pertumbuhan ekonomi, tapi juga selaras sama budaya dan lingkungan Bali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia juga bilang kalau studi kelayakan udah disusun secara menyeluruh buat ngaji berbagai aspek penting. Jadi, menurutnya, perencanaan pembangunan infrastruktur di Bali udah sesuai sama kebutuhan masyarakat dan mendukung sektor-sektor strategis kayak pariwisata, pertanian, dan industri kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="http://tourdebali.com/7891/bali-fokus-pariwisata-proyek-infrastruktur-tuai-kritik/">Bali Fokus Pariwisata? Proyek Infrastruktur Tuai Kritik!</a> appeared first on <a href="http://tourdebali.com">Tour de Bali</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://tourdebali.com/7891/bali-fokus-pariwisata-proyek-infrastruktur-tuai-kritik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
