Kalo kamu lagi jalan-jalan di Gianyar dan belum tau Blahbatuh, rasanya kurang lengkap. Blahbatuh terletak + 7 km ke arah barat kota Gianyar . Atau 4 km dari Sakah, kemudian belok ke arah Ubud sepanjang jalan utama Denpasar-Gianyar. Blahbatuh terkenal karena banyaknya mata air yang mengandung ikan segar.
Di dalam kota, kamu dapat mengunjungi taman anggrek yang indah serta Pura Gaduh yang memliki ciri khas dan berbeda dengan Pura lainnya. Untuk mencapai pura ini, kita akan melewati tangga yang curam serta pepohonan yang rimbun. Pura ini mengalami pemugaran setelah gempa bumi th. 1917.
Konon, Kebo Iwa yang merupakan patih raksasa sakti di jaman Dalem Bedulu, mengukir sebuah batu besar di areal ini hanya dengan menggunakan kuku. Kebo Iwa merupakan tangan kanan Dalem Bedulu dan pada akhirnya beliau ditundukkan oleh Mahapatih Gajah Mada dalam invasi Majapahit th.1343.
Patung-patung yang terdapat di sini diperkirakan sudah ada sejak abad 14 dan uniknya, tidak ada yang identik dengan kebudayaan Hindu-Jawa (Majapahit). Hal ini adalah seni patung asli Bali dan belum mendapat pengaruh kebudayaan lain. Kemudian Blahbatuh menjadi kerajaan kecil yang dipimpin oleh Gusti Ngurah Jelantik, patih agung dari Gelgel. Beliau mampunyai pasukan-pasukan tangguh dan melakukan expedisi militer melawan Jawa pada awal abad 17.
Selama pemerintahannya, banyak barang-barang rampasan dikumpulkan dan dibawa kambali ke Bali, termasuk 21 lukisan topeng tokoh-tokoh Majapahit yang terkenal.
Lukisan topeng inilah yang mengilhami dan menyerupai bentuk asli dari topeng-topeng dalam drama tari Bali. “Topeng-topeng” ini tersimpan lebih dari 600 tahun di Pura Penataran Topeng yang letaknya berdekatan dengan puri Blahbatuh. Peninggalan berharga ini hanya diperlihatkan selama odalan (upacara) Pura Penataran Topeng.
Blahbatuh merupakan kota strategis dan kamu dapat jalan-jalan ke Gunung Kawi melalui Kutri, kemudian melanjutkan tur ke Bangli yang terkenal dengan Gunung Batur-nya atau kamu lebih pengen ke kota Klungkung. Blahbatuh dekat juga dengan Rendang (bukan nama masakan, lho!) dan Besakih. Kira-kira 1 km ke barat, terdapat jalan kecil menuju ke selatan memasuki Desa Belangsinga yang terkenal dengan air terjun Tegenungan atau SrogSrogan yang terletak di kawasan Tukad (sungai) Petanu.
Kawasan ini dipercaya sebagai tempat penyembuhan. Sebaiknya kamu jangan kesini pada hari Minggu, tapi pada saat malam bulan Purnama dan para pendeta suci mohon berkah untuk kita di Pura Mertha Jiwa (Mertha Jiwa = air kehidupan).
Kemudian kamu dapat melanjutkan tur ke Desa Belaga, 1 km ke barat perbatasan Blahbatuh dengan Bona, yang terkenal dengan kerajinan bambunya,antara lain: industri mebel dan hiasan dari bambu. Bahan bambu yang digunakan adalah bambu hitam dan bambu yang alami.
Dalam perjalanan antara Blahbatuh dan Bona, untuk mengurangi penat, singgahlah di pantai Kramas yang memiliki pesona indah dengan panorama Lautan Hindia. Kira-kira 500 m utara Blahbatuh, kamu dapat mengunjungi Banjar Babakan dan melihat kerajinan Gong (gamelan) Sidha Karya di rumah Bapak I Made Gabeleran, satu-satunya pembuat Gong di Bali yang masih eksis sampai kini. Hal ini patut diperhatikan oleh pecinta gamelan dan’pabrik gon’ ini bukanlah sekecil yang dibayangkan.
Disini terdapat lima ruangan yang digunakan untuk membuat gamelan. Segala jenis instrumen gamelan Bali, seperti: gangsa, terompong, gendang, dll. dibuat disini. Ornamen dan ukiran pada gamelan diambil dari pakem Ramayana. Bahan kayu yang dipergunakan adalah pohon nangka dan tukang ukir kayunya bekerja dengan cepat. Material yang dipergunakan untuk membentuk bait-bait nada pada gamelan ini dibuat dari percampuran tembaga dan timah. Dengan menggunakan metode lama, bahan ini kemudian dileburkan dalam tungku pemanas dan dibentuk dalam cetakan pohon pisang yang melebur dalam api sebagai perangkat logam.
Seleksi diadakan setiap hari Sabtu dan Minggu untuk program magang dan memberikan kesempatan kepada para murid untuk mempelajari tehnik-tehnik membuat gamelan. Kamu juga dapat melihat logam panas yamg ditempa menjadi’kempli gon’. Untuk mendapatkan nada yang pas, perlu diadakan pengujian. Dalam hal ini digunakan tuning dari bambu yang mempunyai nada yang pas. Ini merupakan bagian yang sulit dan sedikit orang yang mampu melakukannya. Masing-masing instrumen berbeda cara menyetelnya, sehingga kalau dipadukan akan terjadi harmonisasi yang menarik. Volume pembuatan gamelan dalam setahun adalah 5-6 gamelan per tahun. Kamu juga diperbolehkan memainkan gamelan.








