Featured, Perjalanan

Berlibur ke Villa

villa

Berlibur di Bali ga selalu mahal, asal tau tips-tips-nya. Berhubung kru tdb tidak pelit info, kita akan bagi-bagi dikit pengalaman berlibur ke sebuah villa di kawasan wisata terkenal yaitu Bedugul, dengan bujet yg murah meriah. Ditulis kembali sambil ngupil dan donlot pic cewe-cewe thailand oleh Ruud Van Kompiang, spesialis perjalanan kita

Suatu hari, kami memutuskan untuk mengisi liburan di sebuah villa yang jauh dari kebisingan kota. Kami memilih Villa X yang terletak di kawasan Bedugul yang sejuk dan menawarkan pemandangan danau Bratan berlatar belakang perbukitan yang enak dipandang sambil jongkok. Kami sengaja memakai nama Villa X, karena si owner somse ga mau bayar kita yang udah susah2 buat review ini, ngik. Kidding.. he he

Beberapa hari sebelumnya, survey villa sudah dilakukan oleh “rekan” kami. Sengaja disebut dengan “rekan” karena beliau adalah putera dari top 5 pejabat di Bali, dan tujuan anonimous ini adalah untuk mencegah Roy Corp memeriksa data-data personal kami, mengecek IP address atau bahkan menguji keaslian foto-foto di situs ini. Setelah tawar menawar, harga pas, DEAL! Harganya murah skale, 250 ribu semalam. Yang nawar aja sampe memastikan lagi apakah dengan harga segitu kita akan tidur di dalam atau di luar villa.

Kami ber-enam berangkat pagi-pagi dengan menumpang mobil rekan ┬ákami yg agak tajir, yang biasanya digunakan sebagai mobil “sayur”. ┬áDalam perjalanan gue masih kepikiran kok ada ya villa harganya sewa selama 24 jam murah banget.

Dari Denpasar, sebelum masuk ke Bedugul kami memutuskan untuk makan dolo di daerah sebelum Baturiti, kira-kira 30 km dari denpasar. Bagi yang non muslim, ada warung makan khas Bali yang enak disana, sedangkan bagi yang muslim, sebaiknya cari makan di daerah Pasar Candikuning sebelum masuk ke Kebun Raya Bedugul.

Di Pasar Candikuning terdapat banyak warung yang namanya diakhiri dengan “halal” atau “muslim” dengan menu yang diakhiri dengan “kambing”, jadi tidak perlu khawatir.

Kalo dari arah denpasar, lokasi Villa X berada kira-kira 300 meter setelah gerbang masuk Pura Ulun Danu di Danau Beratan. Sebelah kiri jalan ada jalan kecil, dari beton dan mobil bisa masuk. Bisa dipake lari pagi juga tentunya. Ikuti jalan beton ini menanjak kira-kira 300 meter en kamu akan menemukan Villa X

Sampai di Villa X, kami diantarkan berkeliling area villa oleh care taker disana. Luas tanah villa kira-kira 4 are, berdiri sendirian dengan cuek di ketinggian sehingga terlihat jelas view danau dan pebukitan. Bagunan Utama memiliki 2 kamar tidur, 1 kamar mandi dengan bathtub dan shower, kamar tamu yang cukup luas dengan sofa, dapur yang dilengkapi dengan kompor gas dan kulkas yang menyatu dengan ruang makan. Di ruang makan dilengkapi meja makan yang lumayan bagus.

Villa ini sangat worthy untuk 250rb semalam, percaya deh. Secara ada bungalow 3×3 meter di dekat villa ini dan berdesakan dengan 20an bungalow laen, mematok harga 600rb semalam. Pemilik bungalow sepertinya terlalu banyak nonton empat mata di trans 7.

Pada bangunan utama menempel sebuah beranda yang menghadap ke arah Danau Beratan, enak kayaknya dipake quickie (cepet-cepet buang gas tanpa ada yang tahu maksudnya, kan ruangannya terbuka jadi baunya cepet ilang, wew hehehe). Di ruangan utama dilengkapi sebuah TV 21″ lumayan, walaupun belum flat dan HDTV tapi sudah bisa dicolokin PlayXtation. Horeee…! (Salah satu katrox bawa PSX dan katrox yang lain adalah maniax game). Secara keseluruhan bangunan utama cukup nyaman dan fasilitasnya sama dengan rumah gue. Cumen bedanya atap villa disini ngga bocor.

Dan satu lagi ada Bale Bengong (tempat nongkrong) yang terletak di dataran yang lebih tinggi. Bale Bengong ini terbuka, dan dilengkapi dengan Rindik, yaitu alat musik tradisional Bali yang terbuat dari bambu. Pingin main dan cepet bisa, no problem, care takernya jago mainin dan siap ngajarin. Pemandangan dari Bale Bengong ini juga sangat bagus. Menghadap ke arah Danau Bratan yang dikelilingi bukit yang berselimut kabut tipis. Di belakang Bale Bengong, pemandangan dihiasi bukit dan pepohonan.

Villa ini mempunyai taman dan disitu banyak bunga.. eh salah, Begitu banyak bunga di taman, saling berebut untuk disentuh ada yang merah dan ada yang kuning.. cape de. Pokoknya banyak bunga. Dan ada tempat khusus untuk panggang memanggang. Jadi lengkap deh untuk segala macam kegiatan yang bisa menjauhkan pikiran dari kesemerawutan (ribet neh tulisan) rutinitas.

Masuk bangunan utama, taruh barang, cek kamar mandi, gue langsung nyungsep di tempat tidur. Jarang-jarang ada kesempatan tidur dengan udara yang sejuk, maklum keseharian gue tidur di Denpasar yang udaranya panas. Hik, orang kismin ngga ada duit buat beli AC. Berhubung udara cukup dingin, salah seorang dari kami yang membawa laptop segera mengeluarkan alat-alat perang berupa VCD thailand. Dijamin udara jadi hangat lagi :p

Setelah semua barang selesai digeletakin dan paru-paru udah terbiasa dengan udara disini, kami memutuskan untuk hunting ke area Kebun Raya Bedugul. Gue terpaksa ngikut padahal maunya ngelanjutin tidur.

Sampai di area Kebun Raya, orang-orang katrox ini sibuk berfoto ria dengan gaya-gaya yang norax. Kemudian muter-muter ngejer cewek, dicuekin ama ceweknya dan akhirnya pasrah main bola. Baru main 5 menit, muka udah kuning semua dan sepakat balik ke villa.

Dalam perjalanan balik dari Kebun Raya, dekat dengan Pura Ulun Danu, disebelah kiri jalan ada warung kecil yang berjudul “Strawberry Corner”. Disini kamu bisa menikmati aneka menu strawberry. Gue coba es cream strawberry, yogurt strawberry, jus strawberry (sayang banget ga ada menu cewe bugil berlumur strawberry)

Enak deh, seger, setelah hampir semaput main bola, minum disini langsung mengembalikan stamina gue untuk tidur lagi. Gue lupa menu-menu yang lain, kayaknya selain minuman ada deh makanan-makanan yang juga terbuat dari strawberry. Harga terjangkau! Murah! (asn: gundulmu murah, tekor neh gue)

Sampai di villa, kami langsung mandi dan menanak nasi, halah. Malam dan lapar tiba. Kami mulai manggang ayam. Langit cerah, manggangnya lancar. Tapi kemudian berubah hingar bingar setelah 4 orang katrox yang lain datang dan bergabung dengan 6 katrox yang sudah ada sebelumnya. Well…bagian yang ini ngga layak diceritakan.

Pemandangan dari villa pada malam hari… tidak ada yang bisa dilihat, gelap. Tapi suasananya tenang. Gue memilih duduk di beranda. Samar-samar gue masih bisa melihat kabut yang perlahan turun dari bukit dan perlahan menutupi Danau Bratan. Gue jadi kepikiran dengan masa depan gue yang ngga pasti.. (Kalau ada yang ngga jadi berkunjung ke villa ini gara-gara takut kepikiran masa depan yang ngga pasti.. GUE HAJAR!!)

Bangun pagi! Jam 6 Pagi. Suasana paling enak disini. Kopi hangat, jajan dingin, suasana pagi di beranda atau di Bale Bengong paling tobs. Kamu bisa menyaksikan kabut yang menutupi Danau Bratan pelan-pelan memudar, seiring berkurangnya kopi. Asik ngobrol dan tidak terasa, jatah waktu 24 jam sudah habis. So, dengan berat hati karena mata masih ngantuk akibat kemaren malem tidur ngga nyenyak, kami kembali ke peradaban.

Dalam perjalanan pulang kami singgah di sebuah warung dekat SPBU Bringkit untuk menikmati santap siang berbasis daging kelinci. Enak, murah dan bikin kenyang. Setelah itu yang ada hanya perasaan, kapan lagi kita akan kesana?

END

Thanks to: Kompiang en semua orang2 yang wajahnya terpajang telah dipaksa ngetop di situs ini. Luv u all guys!

[info_box]Berhubung banyaknya pertanyaan teantang nama villa dan nomer telp yg bisa dihubungi, kita ingin perjelas satu urusan dulu. Terakhir kita ke villa ini tahun 2007 en sejak itu ga pernah kontek lagi dengan caretaker-nya. Bahkan beberapa kali gw kebetulan lewat daerah sana, papan nama villa nya udah ga ada. Singkat kata, kita ga tau apakah villa ini masi exist ato ga :D Tapi klo masih tetep ngotot, silahkan kontek: Villa Alamanda (daerah Bedugul). Telp: 081 338 321068 [/info_box]

TKP Villa

Tentang Penulis

konsultan, article contributor, trouble maker, apple fan boy. temen sekelas asn dari jaman smp yg juga seorang internet master, linux expert, techno en movie freak. saat ini menjabat sebagai GM sebuah ISP di Jakarta. side job nya adalah kolektor film HD segala macam genre yang selalu up-to-date

140 comments on “Berlibur ke Villa

  1. met kenal yak
    wah enak bgt….bikin pengen jdnya
    mau jg dong tlp ma alamatnya
    thx before

  2. hi bro, please info alamat , no telp and contact person nya donk.
    Aku ada rencana liburan rame2 ke Bali n dana untuk akomodasi terbatas neh. Please email ke : drewpadee@yahoo.com
    thanks alot ya for before n after.

  3. muraaah bnget seh.. pliss alamt, no tlp, or apa aja dah… biar gw bisa kontak tuh villa.. ok.. kirim ke email gw yaaaa.. thanks..

  4. Boleh juga neh artikelnya.. Boleh dong minta alamat villa ini ‘en no telp yg bisa dihubungi? Gue ‘en keluarga ada rencana mau ke bali (lagi) akhir bulan Maret nanti. I love bali very much.. thanks before yaaaa…

  5. Info donk bro no tlp yang bisa dihubungi atau alamatnya….. plan mau jalan2 ke bali yang murmer hehehe
    thanks

  6. bli minta infonya dunk ttg villanya..lgsng ke email sy ya bli..makasi bliiii..

  7. wuih manteppp….boleh minta alamat dan no telp nya jg….
    hebringgg…banyak yg minta dr 2 th yll…….

  8. buat semua yg nanya2 ttg no telp, gw dah update post ini dengan info villanya. silahkan liat di bagian bawah post. happy holiday! ;)

  9. Namanya udah berubah sekarang jadi Green Villa
    Sempet nginep disana baru2 ini berdua aja sama pacar, menurut gw suasana tenang enak buat indehoy (you know lah:p), harga murah lagi cuma 350k (awalnya 400k ditawar jadi 350k). Tapiii, waktu nginep cewek gw sempet ngeliat bule bugil sliweran di kamar (cewek gw rada2 punya 6th sense gitu) padahal gw sih ga ada liat apa2. Jadilah malamnya dilewati dgn suasana sedikit spooky gara2 cewek gw cerita horror gitu. Pas Mau check out gw baru tahu ternyata tahun 2008 sempet ada 2 turis tewas di villa itu gara2 keracunan gas. Jadi merinding kalo inget gw pernah nginep di sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *