Kata kerambitan berasal dari bahasa Sanskerta karawitan yang artinya seni, musik dan tari. Well, no hip metal or sort after all. Anyway, kebayang kan keunikan nya. Makanya begitu ada upacara di daerah ini bergegaslah ke sana. Di jamin kamu akan menjumpai sesuatu yang lebih unik di banding daerah lain. Sayang di sini susah mencari losmen yang murah padahal daerah ini merupakan pusat terdekat untuk mencapai Tanah Lot, Mengwi, Gunung Batukaru, Pejaten, Alas Kedaton dan Bedugul.
Daerah di terkenal karena kesusastraan klasik mereka, Tari Legong, lukisan bertemakan wayang, ukiran baik batu maupun kayu dan tektekan (semacam orkestra tradisional) yang dipercaya mempunyai kekuatan magis. Di tempat ini juga msih terdapat bangunan-bangunan kuno dari abad ke 17. Bagunan tersebut berupa semacam istana yang oleh masyarakat setempat disebut puri, Puri Gede dan Puri Anyar. Juga terdapat sebuah pura dari jaman neolithicus yaitu Pura Ulun Desa, kamu bisa bertanya jalan pada penduduk di sana, mereka ramah kok.
Satu km sebelah barat Kerambitan terdapat Desa Tista yang terkenal dengan tarian Legong Legong Leko, yaitu tarian legong yang hanya terdapat di daerah Tabanan. Dua km selatan Kerambitan terdapat Desa Panarukan yang terkenal sebagai desa para pemahat. Ukiran kayu maupun patung dari pahatan batu bisa kamu temui disini. Belom puas? Kamu bisa mengikuti jalan ke arah barat daya dari Kerambitan. Sembilan km kemudian kamu akan tiba di Pantai Pasut dengan hamparan pasir hitamnya. Apabila kamu berjalan sepanjang 20 km ke arah tenggara kamu akan tiba di Tanah Lot. Cool huh.








