All posts by asn

Danau Batur

Persis di kaki Gunung Batur ada sodaranya, Danau Batur. Sayang banget, ngga seperti Danau Beratan yang kesohor itu (Bedugul, mas), Daerah sekitar Danau Batur masih bisa dibilang terisolir banget. Masyarakatnya tradisional, and jumlah hotel and restoran pun sangat tidak memadai.

Ngga nyalahin juga seh, soalnya untuk mencapai danau ini, kita perlu sedikit perjuangan. Mesti nurunin lereng kaldera yang begitu terjal. Mana keseringan jalannya ancur lagi. Tau neh, masa tempat wisata sebagus ini ngga didukung oleh jalan yang cool.

Turunnya seh gampang, pake motor bebek juga pasti bisa. Naeknya itu lo…berabe banget. Bensin abis seliter kalo pake motor bebek. Terjalnya bukan maen, lengkap ama beberapa tikungan ala rally kelas dunia. Kalo ngga pengalaman bawa kendaraan, ngga disaranin turun deh.

Upacara Adat Bali

Kali ini kita mau share foto-foto suasana upacara adat di Bali diantaranya prosesi Ngaben, persembahyangan bersama di pura-pura dll. Agak jadul seh foto-fotonya, diambil pake kamera poket pula 😀  Tapi dalam waktu dekat akan di-update dengan yang terbaru, masih dipilih-pilih. Thanks buat semua pengunjung yang masih setia dengan situs ini 🙂

 

Danau Tamblingan

Danau Tamblingan merupakan 1 dari 3 danau terbesar di Bali yang letaknya berdekatan di sekitar perbatasan Kabupaten Tabanan dan Buleleng. Danau Beratan lebih dulu populer berkat lokasinya yang di pinggir jalan utama, lalu Danau Buyan yang terkenal sebagai tempat camping.

Untuk mencapai Danau Tamblingan kamu harus keluar dari jalan utama dan menyusri jalan pedesaan sejauh kurang lebih 6 km. Sempatkan diri berhenti sejenak di puncak tanjakan untuk melihat pemandangan Danau Buyan dan Danau Tamblingan berdampingan. It’s cool, bro!

Banyaknya fotografer baik amatir maupun pro yang mempublikasikan foto-foto landscape luar biasa dari danau ini membuatnya jadi terkenal. Silahkan googling untuk melihat foto-foto yang laen dan dijamin kamu bakal setubuh dengan penulis bahwa pemandangan di sini bener-bener TOP.

Kita ga mau mempublikasikan banyak foto milik orang lain di sini karena kita menghargai hasil karya dan hak cipta. Namun kita janji dalam waktu dekat akan datang sendiri ke TKP dan jepret-jepret sepuasnya supaya bebas berekspresi mempublikasikannya di situs kesayangan kita bersama 🙂

Foto diambil dari NatGeo Traveler

Garuda Wisnu Kencana

Ide Garuda Wisnu Kencana (GWK) bgitu hebat. Sebuah mini-city dengan segala fasilitas hiburan, shopping dan tempat rekreasi seluas puluhan hektar. Tentu saja jgn lupakan patung GWK itu sendiri. Rencananya akan menjulang setinggi 128 meter dan konon merupakan yg tertinggi di dunia untuk kategori Statue.

Terletak di kawanan pebukitan dgn view yg menawan seperti Pantai Kuta & Jimbaran di kejauhan, Airport Ngurah Rai dan Pelabuhan benoa. Kamu bisa mencapai GWK melalui beberapa jalur. Diantaranya melewati kampus UNUD yg belok2 tapi dapet bonus liat mahasiswi bening, ato direct melalui jalan utama Jimbaran dgn beberapa tikungan2 tajam dan berbahaya. Continue reading Garuda Wisnu Kencana

Kota Singaraja

Singara adalah kota yang bersejarah jaman dulu kota ini adalah ibukota propinsi Bali, sbelum akhirnya dipindahin ke Denpasar sekitar tahun 1958

Di kota ini juga ada patung yang menjadi landmark bernama  Tugu Singa Ambara Raja, yang konon konsepnya itu adalah lambang dari semangat orang-orang singaraja yang dulu itu gencar-gencarnya ngelawan Belanda. Kota yang dulu sempet jadi kota yang teramai di bali, sekarang jadi kota yang ternyata jauh lebih rapi, lebih tenang daripada denpasar.

 

Pantai Kuta

Selama ini orang mungkin mengenal Kuta hanya sebatas nama Pantai. Sebenernya Kuta iadalah nama sebuah desa ato kawasan wisata, ada pantai, pasar seni dan shopping area. Berjalan sepanjang Kuta akan selalu bertemu bule. Nongkrong ato surf di Pantai ktemu bule. Belanja beli baju ktemu bule. Sampe mau ke toilet umum juga papasan ama bule. Nah lo.

Sejak Bom Bali I dan II, jumlah bule emang rada berkurang, tapi salah besar kalo dibilang “sepi”. Kalo dulu waktu rame2, prosentase orang2 di jalan adalah 70-30 buat bule, maka sekarang kira2 50-50.

Inilah Kuta, tempat dimana orang-orang bebas mengekspresikan gayanya tanpa khawatir dipelototin ato dianggap aneh.

Pantainya selalu ramai, bahkan lebih ramai dari pasar malam sekalipun. Lima ratusan orang memenuhi areal pantai dari ujung ke ujung setiap harinya. Bukan hanya turis asing dan domestik, juga para pedagang acung. Disini kita bisa mandi, surfing ato sekedar ngobrol. Buat cewek2 biasanya ada kepang rambut kecil2 banyak ala anak opspek itu, ato pada buat tato temporary. Hari bgene, cewe2 indo palagi yg ABG juga mulai suka sunbathing. Everything is here. Continue reading Pantai Kuta