Tak Wajibkan PCR, Kunjungan Wisatawan ke Badung Mulai Meningkat

[ad_1]

MANGUPURA – Geliat pariwisata di Kabupaten Badung mulai sedikit merangkak. Hal itu ditandai dengan kunjungan di objek wisata di Gumi Keris yang mulai menunjukkan tren peningkatan.

Tren peningkatan wisata khususnya domestik itu tidak terlepas dari kebijakan pemerintah terkait syarat penerbangan, dari wajib tes PCR kini menjadi Swab Antigen.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Badung Cokorda Raka Darmawan mengakui beberapa hari belakangan ada trend peningkatan kunjungan wisatawan khusus domestik.

“Tentu kami patut syukuri kunjungan mulai tumbuh khususnya wisatawan domestik, walaupun jumlahnya terbatas,” terang Cok Darmawan, Minggu (14/11).

Kata dia, untuk terus menumbuhkan kunjungan wisatawan, Badung juga secara intens menjalin kerjasama dengan stakeholder pariwisata untuk melakukan promosi. Promosi dilakukan dalam bentuk konten media sosial, mulai dari portal, serta sejumlah media sosial yang dimiliki dinas pariwisata maupun stakeholder pariwisata.

“Kita berharap kunjungan terus meningkat, khususnya dari wisatawan domestik, sebab yang dari mancanegara masih sangat terbatas, dengan penerbangan dari Jakarta,”  ucapnya.

Secara terpisah, Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai Taufan Yudhistira membeberkan data penerbangan di Bandara Ngurah Rai. Dijelaskan, beberapa hari belakangan ini ada tren kenaikan khusus untuk penerbangan kedatangan domestik.

Kata dia, penumpang berangsur naik mulai, Rabu (10/11) ada 9.017 orang penumpang, pada Kamis (11/11) naik lagi mencapai 10.159 orang penumpang, Jumat (12/11) bertambah lagi mencapai 10.383 orang penumpang. Kemudian pada Sabtu (13/11)  ada 8.817 orang penumpang yang datang ke Bali melalui pintu masuk Bandara Ngurah Rai.

Meski demikian, dia mengakui, untuk penerbangan internasional masih kosong. Padahal, untuk wisatawan mancanegara telah ada kelonggaran karantina hanya tiga hari dari sebelumnya lima hari.

“Untuk penerbangan kedatangan domestik ada tren kenaikan mulai dari Rabu (10/11) lalu,” pungkasnya.

[ad_2]

Sumber Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.